Blog ini berisi kumpulan tulisan dan foto Frans Pascaries. Sebagian besar dari tulisan-tulisan di sini sudah diterbitkan di sejumlah media seperti Majalah Hidup, Kompas Jateng, Detikcom, The Jakarta Post, Historia.id, IndoProgress, Katolikana, dan Tempo.co.
Frans Pascaries adalah penulis nonfiksi dan penerjemah asal Indonesia, yang juga biasa menerjemahkan teks dari Bahasa Inggris-Spanyol-Tetun ke Bahasa Indonesia dan sebaliknya. Tahun 2022 buku nonfiksi karyanya berjudul Enggan Jadi Keluarga Fasis: Kumpulan Surat untuk Anak diterbitkan oleh EA Books. Sejauh ini ia telah menerjemahkan sebuah buku fiksi karya novelis asal Nikaragua Gioconda Belli yang berjudul Ketakberhinggaan di Telapak Tangannya. Karya ini disusul dengan dua buku terjemahan nonfiksi, yaitu Bisnis Perbudakan Seksual: Menelusuri Perdagangan Perempuan dan Anak-Anak Internasional karya jurnalis Meksiko Lydia Cacho; dan Ruth First: Sepilihan Tulisan, yang berisi sejumlah esai karya Ruth First, intelektual perempuan sekaligus aktivis kiri anti-apartheid yang tewas dibunuh oleh kepolisian Afrika Selatan. Kedua buku pertama diterjemahkan dari Bahasa Spanyol, sementara buku ketiga diterjemahkan dari Bahasa Inggris. Ketiga buku tersebut diterbitkan oleh Marjin Kiri masing-masing pada tahun 2019, 2021 dan 2023. Sekilas mengenai karya-karyanya itu bisa Anda lihat di blog ini.
Ia bisa dihubungi via surel fpascaries[at]gmail.com
Leave a comment